Showing posts with label itb. Show all posts
Showing posts with label itb. Show all posts

Dec 14, 2009

jBatik Mobile, Buat Batik dari Ponsel

Andrian Fauzi - detikBandung


Setelah sukses meluncurkan software jBatik v 2.0, Pixel People Project kembali meluncurkan software untuk mendesain batik dalam versi mobile.
Software yang dinamakan jBatik Mobile ini bisa diinstalkan ke dalam semua jenis ponsel yang berbasis Java. Dengan ukuran file sebesar 800 kilobyte, software ini bisa memenuhi kebutuhan orang untuk mendesain batik kapan saja dimana saja. Seperti dituturkan oleh Nancy Margried, Head of Business and Publication Pixel People Project, di sela Open Lab Exhibition di Jabar Craft Center, Jalan Ir. Juanda No. 19.

Menurutnya, salah satu alasan pihaknya mengeluarkan versi mobile untuk software jBatik adalah untuk mendekatkan batik kepada generasi muda.
"Kita bisa membuat batik di ponsel. Ini adalah jawaban bagi semua yang tertarik dengan batik dan memiliki ponsel. Selain itu juga kita bisa mendekatkan batik dengan generasi muda," tuturnya, Jumat (11/12/2009).

Nancy
juga menambahkan, jBatik Mobile adalah satu-satunya aplikasi untuk membuat batik di dunia. Karena itu dirinya optimis bahwa aplikasi ini dapat diterima oleh seluruh
lapisan masyarakat, tidak hanya untuk pembuat batik, desainer ataupun programer. "Software ini langka dan untuk aplikasi mobile jarang yang tentang desain. Selama ini kebanyakan adalah game. Jadi ini adalah satu-satunya aplikasi mendesain batik di ponsel," terangnya.

Untuk mendapatkan jBatik Mobile bisa didownload di situs resmi milik mereka di www.batikfractal.com.
"Sekali download akan dikenakan biaya Rp 20 ribu. Bisa diinstal disemua jenis ponsel berbasis Java," katanya. Batik fractal adalah motif batik tradisional yan ditulis kembali dalam rumus matematika yang bernama Fractal.

Hasil desain ini kemudian diaplikasikan ke atas kain dengan teknik batik tradisional baik menggunakan cating ataupun cap.
Inovasi batik fractal telah dipatenkan melalui Direktorat Jendral HAKI.

*) berikut ini promonya. maaf telat euy! *_*

Jul 1, 2009

Seminar Teknologi Bangunan Lepas Pantai : Menjawab Tantangan Eksploitasi Energi di Laut Dalam

Bandung, itb.ac.id

Lautan nusantara tak hanya gudang pangan masa depan, namun juga mengandung potensi migas yang sangat menjanjikan. Beberapa potensi ladang gas di lautan antara lain migas laut dalam di Selat Makassar dan sumber migas di Abadi, Perairan Arafura yang memiliki tiga kali potensi migas blok Tangguh. Demikian disampaikan oleh staf ahli BP MIGAS Dr. Gde Pradnyana Sutha yang menjadi pembicara kunci dalam Seminar Teknologi Bangunan Lepas Pantai Terapung (Floating Offshore Structures Technology), Jumat 26 Juni 2009, di Campus Centre Timur ITB.


Melimpahnya potensi migas di lautan Indonesia yang masih belum disentuh tentu membutuhkan teknologi bangunan lepas pantai yang unggul dan dapat diandalkan guna memenuhi kebutuhan eksploitasi migas di laut dalam tersebut. Dalam konteks tersebut topik "Floating Structure" dipilih.

Seminar yang dihadiri oleh 250 peserta mahasiswa, akademisi, pemerintah dan praktisi di bidang industri dan konstruksi terkait migas ini merupakan hasil kerjasama Program Studi Teknik Kelautan ITB, bekerja sama dengan Komunitas Migas Indonesia, BP MIGAS, IMarEST (Institute of Marine Engineering, Science and Technology), Alumni Teknik Kelautan ITB (ALKA) dan Keluarga Mahasiswa Teknik Kelautan (KMKL).

Ditinjau dari kedudukan bangunan terhadap dasar laut, bangunan lepas pantai dikategorikan menjadi dua yaitu fixed structures dan floating structures (bangunan terapung). Pada bangunan lepas pantai tipe yang pertama, anjungan dibangun di atas kaki-kaki yang berdiri/terikat dengan dasar laut dan digunakan untuk daerah laut dangkal. Sedangkan bangunan lepas pantai tipe terapung, yang dipakai untuk eksplorasi migas laut dalam, tidak memiliki pondasi yang dipancang langsung ke dasar laut melainkan mengapung seperti kapal dan terikat ke dasar laut melalui sistem jangkar.

Ketua umum Migas Indonesia Swastioko Budhi Suryanto, dalam sambutannya menyatakan forum terkait migas lepas pantai masih sangat jarang sehingga kerjasama KMI dan Prodi Teknik Kelautan ini dapat berkelanjutan. Harapan ini diamini oleh Ketua Program Studi Teknik Kelautan Ir. Muslim Muin, Ph.D yang berharap jalinan kerjasama antara praktisi industri, akademisi dan asosiasi profesi agar saling menunjang di masa depan dan forum ini merupakan awal terjalinnya kerjasama tersebut.

Penelitian yang dilakukan oleh akademisi diharapkan dapat memberikan kontribusi yang berguna bagi dunia industri. Di sisi lain industri diharapkan dapat memberikan masukan topik-topik menarik untuk diteliti yang dijumpai di lapangan.

Sesi pemaparan materi terdiri dari 6 sesi, yang menampilkan pembicara-pembicara perwakilan dari BP MIGAS, Asosiasi Profesi (IMarEST), Praktisi Industri (BP West Java dan Chevron Houston) dan akademisi. Materi utama dalam seminar disampaikan oleh Dr. Iwan D Aryawan, ahli bangunan lepas pantai terapung dari Chevron, yg memaparkan topik "Floating Offshore Technology: Concept Selection for Deepwater Development" dan mendapat sambutan yang luar biasa dari peserta seminar karena topik ini dianggap masih langka di Indonesia.

May 1, 2009

Galelobot 2009, Peminat Robotika Meningkat

BANDUNG, itb.ac.id

Salah satu aplikasi dari sistem kendali otomatis sederhana adalah line follower robot. Pengembangan teknologi yang berbasis mikrokontroler dan mikroprosesor dalam pembuatan robot ini dapat dijadikan dasar untuk membuat aplikasi yang lebih kompleks, seperti pengontrol pada mesin-mesin industri.


Mahasiswa sebagai sumber daya manusia yang mempunyai peranan penting dalam pengembangan teknologi diharapkan mampu untuk menggarap teknologi sistem kendali otomatis lebih baik lagi agar dapat memaksimalkan industri-industri yang telah ada. Didasari hal tersebut, Himpunan Mahasiswa Fisika Teknik ITB berinisiatif untuk mengadakan acara yang dapat mengembangkan kemampuan mahasiswa serta mendorong munculnya pemain baru yang berkompeten di bidang teknologi sistem kendali otomatis. Inisiatif tersebut diwujudkan dalam kompetisi line follower robot. Tahun ini merupakan kali ketiga diadakan ajang perlombaan Ganesha Line Follower Robot (Galelobot). Perlombaan yang dilaksanakan selama dua hari dari Kamis(23/04/09) hingga Jumat (24/04/09) mengambil tema "Criusing to the Right Path, Racing to the Victory".

Sebanyak 40 universitas dan politeknik dari berbagai kota di Indonesia turut ambil bagian meramaikan kompetisi robot bertajuk Galelobot 2009 di Aula Barat Institut Teknologi Bandung. Terdapat 150 tim dari 40 universitas dan politeknik yang mendaftar, namun pada hari H hanya 129 tim yang lolos dan mendaftar ulang. Tahun ini panitia membatasi kuota peserta hanya 150 tim, yang masing-masing tim terdiri dari maksimal tiga orang peserta. Terlihat dari jumlah tim yang ingin mendaftar, bahwa tahun 2009 ini peminat robotika semkain meningkat.

Pada Galelobot, para robot harus berlomba dalam mengikuti alur pita hitam yang telah ditentukan oleh panitia. Tidak hanya harus benar, tetapi juga cepat. Robot yang paling cepat atau paling dekat dengan garis finish dalam jangka waktu yang telah ditentukan oleh panitia, maka akan menjadi pemenangnya, ungkap Khalifa sebagai ketua Galelobot 2009.

Hari pertama (Kamis, 23/4) merupakan babak penyisihan peserta. Peserta yang tadinya terdiri dari 129 tim, akan diambil 32 tim terbaik untuk mengikuti kompetisi di hari berikutnya. Selanjutnya, peserta yang terpilih pada hari pertama, kemudian akan di saring kembali untuk menentukan juara I, II, dan III pada hari kedua (Jumat, 24/4). Terdapat juga kategori pemenang untuk Desain Robot Terbaik dan Robot Terfavorit.

Selain ajang kompetisi robot, Galelobot juga terdiri dari beberapa rangkaian acara, yaitu seminar dan pameran. Untuk seminar yang bertajuk "Artificial Intelligence Pada Robot" dihadirkan beberapa pembicara yang kompeten di bidang robotika. Peserta seminar sendiri terdiri dari mahasiswa dan masyarakat umum. Sedangkan pameran robot diisi oleh lima perusahaan yang bergerak di bidang robotika.


Juara Galelobot 2009

Juara 1 : Gro-Back

* Kartiko Nugroho (Teknik Elektro UGM)

Juara 2 : Om_Hungry

* Aditya Rifki Dwi P P (Teknik Elektro UGM)
* Wijaya Yudha Adtmaza (Teknik Elektro UGM)

Juara 3 : ICE TEA

* Adi Sastra ( Teknik Fisika UGM )
* Kiki Rahmat Syair ( Teknik Fisika UGM )
* Yunus Siagian ( Teknik Fisika UGM )

Juara Terfavorit : TF-5

* Dito Eka Cahya ( Teknik Fisika ITB )
* Muhammad Fahmi ( Teknik Fisika ITB )
* Taopik Hidayat ( Teknik Fisika ITB )

Juara Desain Terbaik : LILOP

* Nurfitri Anbarsanti ( Teknik Elektro ITB )
* Karina Asri Maya ( Teknik Elektro ITB )
* Nadhila Shabrina ( Teknik Elektro ITB )

Apr 30, 2009

ITB Siap Online-kan 1000 Bahan Kuliah

Andrian Fauzi - detikinet

Institut Teknologi Bandung (ITB) siapkan 1.000 portofolio materi kuliah untuk dipublikasikan di situs resminya. Tujuannya agar semua orang bisa mengintip kegiatan ITB.

"Tahun ini kita siapkan portofolio 1.000 bahan mata kuliah untuk ditaruh di website," ujar Sekretaris Satuan Penjaminan Mutu (SPM) ITB Dr Satria Bijaksana, saat berbincang dengan detikINET di kampus ITB, Jalan Ganesha No 10, Jumat (17/4/2009).

Menurut Satria, hal ini dilakukan untuk memudahkan mahasiswa dan pihak luar untuk mengetahui kegiatan belajar mengajar di dalam kampus ITB. Selain itu juga untuk memotivasi dosen atau pengajar untuk lebih giat lagi melakukan riset dan mempublikasikannya.

"Jadi orang dari Jepang misalnya, ingin tahu tentang ITB, apa sih yang diajarkan di ITB atau ITB sedang melakukan riset apa, itu bisa tahu. Ditambah lagi jika hal tersebut bisa dilakukan dengan baik, otomatis nama ITB akan semakin dikenal di seluruh dunia," ungkapnya.

Namun, saat ini kendala yang besar yang dihadapi oleh Satria adalah mengumpulkan portofolio materi ajar yang akan dipublikasikan. Menurutnya masih banyak yang belum mau mempublikasikannya karena berbagai sebab.

Salah satunya adalah masalah bajak membajak, tapi menurutnya di zaman serba transparan ini justru dengan dipublikasikan karyanya justru akan mudah diidentifikasi apakah karyanya hasil bajakan atau bukan.

"MIT (Massachusetts Institute of Technology - red) yang sudah katakanlah dewanya saja masih mau, bahkan banyak melakukan publikasi karya ilmiahnya. Nah, masa kita tidak mau. Saya malah berpikir jangan-jangan memang tidak ada karya yang mau dipublikasikan," tandasnya.

Apr 12, 2009

Tim ITB Raih Meritorius Winner Dalam Kontes Modeling Matematika Dunia

BANDUNG, itb.ac.id


Tim Pemodelan Matematika ITB yang mengikuti Mathematical Contest in Modeling (MCM) dan The Interdisciplinary Contest in Modeling (ICM) memperoleh penghargaan Meritorious Winner. Tim MCM terdiri atas Rizki Irawan, Levina Diansari, Mika Hasiholan, dibawah bimbingan Dr. Nuning Nuraini. Sedangkan Tim ICM, dibawah bimbingan Dr. Agus Yodi Gunawan beranggotakan Prima Deffinika, Widya NF, dan Karina Trisnanita. Penghargaan diberikan awal April 2009. Dua Tim ITB lainnya, yakni Citra Ramadiana, Gusti Intania, Dinar Rachmi, dibawah bimbingan Prof. Edy Soewono, dan Andrew Raymond, Zulkarnain, Aditya, di bawah bimbingan Dr. Kuntjoro AS, memperoleh penghargaan sebagai Successful Participants.

MCM (Mathematical Contest in Modelling), merupakan lomba pemodelan matematika tahunan tingkat internasional. Tahun ini MCM diikuti oleh 1675 tim, dan ICM sebanyak 374 tim dan dari berbagai negara di dunia. Setiap tim berkompetisi untuk memecahkan masalah pemodelan matematika. Uniknya, setiap peserta lomba berkesempatan menang. Dengan mengirimkan hasil laporan bahasa Inggris berupa summary dan resume, peserta lomba akan mendapat penghargaan successful participant. Tentunya bagi tim dengan paper berkualitas akan mendapat penghargaan lebih. Laiknya olimpiade sains, penerima medali bisa terdiri dari beberapa orang. Dalam lima kali keikutsertaan lomba ini, ITB tercatat pernah mendapat satu perak dan cukup banyak perunggu. Biaya pendaftaran dan akomodasi peserta selama mengikuti lomba ditanggung 100% oleh Program studi Matematika ITB.

Apr 8, 2009

ITB Juara Kompetisi Merancang Servis Ruang Publik Masa Depan dalam Arkavidia

BANDUNG, itb.ac.id

Tim Niraamaya dari ITB berhasil menjadi juara I Lomba Desain Perangkat Lunak yang diadakan sebagai rangkaian acara dari Arkavidia, yang berlangsung pada tanggal 2-4 April 2009. Dalam lomba ini, mahasiswa ditantang untuk menyelesaikan permasalahan yang bertemakan "Future Public Service" dan menemukan solusinya.


Proses pendaftaran telah dibuka sejak Desember 2008 yang ditutup hingga Maret 2009. Proposal yang masuk disaring menjadi empat ide software terbaik dan dipresentasikan di depan juri, stakeholders, dan penonton pada 4 April 2009 di Auditorium Campus Center (CC) ITB. Tim yang berhasil meraih juara I untuk lomba ini adalah Tim Niraamaya (ITB) dengan anggota: Herdyanto Soeryowardhana, Ibnu Hikam, Arga Dinata, dan Fajar Zaki. Juara II untuk lomba ini adalah Tim Team Building (UI) dengan anggota: Anggi Wijaya, Adith Prasetya, Syarief Abdurrahman, dan Fariz Darari. Juara III diraih oleh Tim Digital Hedge (Bina Nusantara) dengan anggota: Panji Kharisma, Eko Mirhard, dan Winardi Kurniawan.

Selain itu, diadakan pula Lomba Pemrograman. Perlombaan ini mempertandingkan logika dan kemampuan perancangan algoritma dengan mengerjakan soal-soal yang berupa pemecah permasalahan. Peserta lomba diminta untuk menyelesaikan permasalahan dengan tidak melewati batasan yang diberikan. Proses pendaftaran dibuka sejak Desember 2008 dan ditutup pada Maret 2009.

Pada babak penyisihan, telah terseleksi 30 tim sebagai finalis dari berbagai universitas. Ketigapuluh tim ini berkompetisi memecahkan masalah yang diberikan pada tanggal 4 April 2009, selama 5 jam nonstop di Laboratorium Informatika ITB. Penjurian dilakukan secara otomatis dengan sistem penilaian yang telah terprogram. Hasil lomba ini adalah sebagai berikut: Juara I diraih oleh Tim SleepingPanda (Bina Nusantara) dengan anggota: Eko Wibowo, Eko Mirhard, dan Lie Gunawan. Juara II diraih oleh Tim Hemud (UI) dengan anggota: Hendri Budianto dan Denvil Prasetya. Juara III diraih oleh Tim Bontor Humadong (ITB) dengan anggota: Karol Danutama, Listiarso Wastuargo, dan Gregorius Ronny Kaluge.

Para pemenang berhak mendapatkan hadiah berupa uang tunai: Juara I Rp 10.000.000,00, Juara II Rp 5.000.000,00, dan Juara III Rp 3.000.000,00, serta ditambah dengan setiap tim yang lolos ke tahap presentasi, berhak mendapatkan Microsoft(r)Visual Studio Team System dan Microsoft(r)Expression ORIGINAL langsung dari Microsoft dalam acara penutupan Arkavidia.

Apr 3, 2009

Deklarasi Mahasiswa untuk Kemandirian Energi Bangsa

BANDUNG, itb.ac.id

Sejumlah mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia menyatakan sikapnya dalam Deklarasi Konferensi Energi Mahasiswa Nasional Indonesia (KENMI) 2009. Disahkan di Aula Timur ITB, Selasa (17/03/09), deklarasi ini merupakan puncak dari rangkaian acara KENMI 2009 yang berlangsung selama 5 hari dan diprakarsai oleh Keluarga Mahasiswa ITB.

Deklarasi KENMI merupakan pernyataan sikap mahasiswa menanggapi permasalahan energi di tanah air. Dalam deklarasi tersebut tertulis bahwa mahasiswa berjanji untuk mewujudkan kemandirian energi bangsa, berperan aktif dalam mendorong perkembangan energi alternatif,dan bersatu dalam mengupayakan pengoptimalisasian potensi energi daerah di seluruh kawasan Indonesia demi menuju kemandirian bangsa.

Deklarasi KENMI lahir setelah melalui berbagai proses. Pada Minggu (15/03/09), para peserta menghadiri seminar yang membahas persoalan energi dari berbagai sudut pandang. Sesi pertama seminar menghadirkan para pembicara antara lain Ketua Umum IAGI, Lambok Hutabarat; Perwakilan dari Menteri Energi dan Sumber Daya Alam; dan Mantan Menteri Negara BUMN, Sugiharto. Masing-masing membawakan makalah mengenai potensi dan permasalahan energi di Indonesia dilihat dari sudut pandang pelaku industri, ekonomi, dan kebijakan pemerintah. Seminar kemudian dilanjutkan dengan sesi kedua berupa presentasi dari 7 orang perwakilan mahasiswa peserta KENMI. Ketujuh peserta tersebut berasal dari ITB, IPB, UGM, Universitas Negeri Semarang (UNNES), Universitas Sam Ratulangi, Universitas Sriwijaya, dan Universitas Bengkulu (UNIB).

Baca selengkapnya

Mar 26, 2009

Dua Tim SBM ITB lolos National Final L'oreal Brandstorm

BANDUNG, itb.ac.id

Dua Tim dari Sekolah Bisnis dan Manajemen ITB lolos ke dalam babak empat besar national final L'oreal Brandstorm. Kedua tim tersebut, Tim Odyssey (Amal, Ifad, dan Safir) dan Tim Ganesha (Frank, Arini, dan Dito), akan bersaing dengan tim dari Universitas Indonesia dan Sekolah Bisnis Prasetya Mulya. Tim pemenang national final akan mewakili Indonesia di Paris.


Prestasi ITB dalam sejarah kompetisi L'Oreal e-Strat Business Challenge patut diacungi jempol. Hampir setiap tahun ITB mengirimkan wakilnya. Tahun 2007, tim Rajawali ITB berhasil memenangkan dua penghargaan tingkat internasional, yaitu juara tiga internasional dan penghargaan SharePriceIndex (SPI, harga saham) tertinggi dunia pada final kompetisi ini di Paris.

L'oreal Brandstorm adalah kompetisi marketing berskala internasional yang diadakan L'oreal.Tema marketing L'oreal Brandstorm tahun ini adalah produk parfum dari perusahaan kosmetik Maybelline New York.

Dalam perlombaan setiap tim dituntut untuk mengembangkan strategi pemasaran bermutu internasional. Strategi dimulai dari tahap market research, product development, product launching, hingga communication strategy seperti pembuatan iklan media cetak dan TV Commercial.

Setelah melewati tiga babak penyisihan, tim finalis diwajibkan melakukan presentasi di babak final pada 24 April 2009 mendatang. Sebelumnya, setiap finalis akan mendapatkan pembekalan materi dari praktisi marketing McCann Erickson (Jakarta), salah satu marketing agency terbesar di dunia yang berkantor pusat di New York.

Mar 21, 2009

ITB Raih Dua Award pada Lomba Perancangan Prosesor di Jepang

BANDUNG, itb.ac.id

Tim Ganesha ANT berhasil meraih penghargaan tertinggi dari Japan Society of Information and Communication, IEICE, pada lomba perancangan chip: LSI-Design Contest 2009. Ganesha ANT, beranggotakan mahasiswa STEI ITB: Tyson, Aisar L. Romas, dan R. Siti Intan, berhasil menyisihkan finalis dari Universitas ternama di Jepang dan Korea. Pada lomba yang sama, satu tim lagi, yaitu Team Zoiros, mendapat penghargaan dari Multinational Company, Xilinx® Award.

Team Ganesha ANT mengajukan rancangan prosesor baru yang dapat mengeksekusi proses secara paralel. Prosesor tersebut memiliki keunggulan dalam kecepatan proses dibanding prosesor yang umum dipakai sekarang. Hasil rancangan tim tersebut berupa prototipe komputer kecil yang dapat menjalankan "Game Hangman".

Para juri sangat terkesan dengan inovasi baru dalam prosesor tersebut. Hal tersebut dibuktikan dengan harapan yang disampaikan juri agar prosesor tersebut dapat diterapkan di Industri IT. Para juri pun berujar bahwa prosesor karya mahasiswa ITB ini dapat meningkatkan kinerja perangkat elektronika seperti Komputer, PDA, Smart Phone dan lain sebagainya. Teknologi prosesor sendiri saat ini biasanya dikuasai oleh industri-industri hi-tech, seperti Intel, Sun Microsystems, dan IBM.

Tim Zoiros yang membuat rancangan prosesor dengan kecepatan mencapai 1 GigaHertz berhasil menunjukkan keunggulan sistem mereka dari peserta lainnya. Prototipe komputer tim yang beranggotakan mahasiswa STEI ITB: Randy Hari Widialaksono, Ahmad Fajar Firdaus, dan Iman Prayudi juga dapat memperagakan kemampuan prosesor dalam menjalankan "Video Game Sokoban".

Kedua Tim dipersiapkan selama 6 bulan melalui kuliah perancangan chip di STEI ITB oleh Dr. Trio Adiono. Lomba ini merupakan lomba tahunan bertaraf internasional yang diadakan di kota resort paling terkenal di Jepang, yaitu Okinawa. Para juri pada lomba ini berasal dari akademisi dan perusahaan-perusahaan terkenal di dunia elektronika internasional. Prestasi ini menunjukkan bahwa Indonesia memiliki kompetensi yang tidak kalah dengan negara industri lainnya, khususnya dalam industri microchip dan IT. Hal ini juga sekaligus menunjukan kesiapan ITB sebagai institusi pendidikan bertaraf internasional.

Lomba ini ditujukan untuk melahirkan pakar-pakar perancang chip di daerah yang terkenal dengan industri elektronikanya - Jepang, Korea, China, Taiwan sampai dengan Singapura- dimana kebutuhan akan keahlian tersebut sangatlah tinggi. Keberangkatan tim didukung oleh Cisco Systems Indonesia dan Alumni ITB 75.

Eniman Y Syamsuddin, Ketua Program Studi Teknik Elektro ITB, mengucapkan selamat kepada mahasiswa Elektro ITB yang meraih gelaran lomba prestisius tersebut dan juga kepada Dosen Pembimbing, Dr. Trio Adiono, yang selalu sukses membimbing mahasiswanya meraih prestasi tertinggi dalam setiap LSI Design Contest.

Mar 12, 2009

Dies Emas ITB: Alumni Berdialog tentang Teknologi, Daya Saing dan Masa Depan Bangsa

BANDUNG, itb.ac.id

Ikatan Alumni ITB (IA-ITB) berdialog dengan tema "Teknologi, Daya Saing, dan Masa Depan Bangsa" pada hari Sabtu (07/03/09) pukul 08.30-17.30 di Aula Barat ITB. Acara yang dibuka dengan pengumandangan lagu Indonesia Raya oleh Paduan Suara Mahasiswa (PSM) ITB ini, dihadiri oleh Hatta Rajasa, selaku ketua IA-ITB. Selain itu, hadir pula Antasari Azhar, ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yang memberikan ceramah umum berjudul "Model Pemberantasan Korupsi, Kendala dan Prospek".


Acara dibagi menjadi tiga sesi. Sesi pertama merupakan sesi pembuka dan ceramah umum. Sesi ini diisi oleh Antasari Azhar yang dimoderatori oleh Djoko Santoso dan Satyo Fatwan dengan judul "Arti Penting Peranan Karakter Dalam Pembangunan Sumber Daya Insani yang Unggul dan Bermartabat", yang dimoderatori oleh Widya Nugroho Sulasdi.

Sesi kedua merupakan pandangan alumni ITB terhadap politik, pendidikan, kesejahteraan, dan ekonomi, dengan topik "Masa Depan Bangsa". Pada sesi ini, Hatta Rajasa menyampaikan ceramah berjudul "Kehidupan Berbangsa dan Bernegara dalam Bingkai Kehidupan Politik", yang dimoderatori oleh Jetty R. Hadi. Raden Pardede juga menyampaikan ceramah berjudul "Pelajaran yang Dipetik dari Krisis Keuangan Dunia : Usulan Perubahan Strategi Kebijakan Perekonomian Indonesia."

Setiap peserta dialog diperbolehkan untuk mengajukan pertanyaan setelah materi ceramah selesai disampaikan. Begitu tingginya antusiasme peserta dalam forum diskusi kali ini, membuat durasi sesi ke-dua menjadi lebih panjang dari yang direncanakan.

Pada sesi ke-tiga, membahas topik baru mengenai "Daya Saing Bangsa". Umar Juoro yang juga pakar ekonomi nasional, memberikan ceramah berjudul "Politik Teknologi Mendorong Kebijakan Mikro Ekonomi dalam Peningkatan Daya Saing Bangsa."Di akhir acara, Umar selaku alumni Fisika'79, menyampaikan harapannya pada para alumni untuk kemajuan masa depan ITB,"89 tahun ITB telah berkontribusi pada Negara dalam bidang ilmu pengetahuan, teknologi dan pemerintahan. Oleh karena itu, semoga sumbangan ilmu dari para alumni dapat menjadikan bangsa lebih baik lagi".

Seusai acara, Hatta selaku ketua IA-ITB, menyampaikan ucapan selamat untuk Dies Emas ITB saat ini dan harapan untuk masa depan ITB, "Semoga alumni dapat memberikan kontribusi yang lebih baik lagi untuk ITB," pesan Hatta pada wawancara dengan Kantor Berita.

Jul 11, 2008

Tim Antarmuka ITB Juarai Rural Innovation Award di Paris

PARIS, itb.ac.id – Mengalahkan empat finalis dari Kolumbia, Mesir, India, dan Afrika Selatan, Tim Antarmuka ITB berhasil menggondol juara kategori Special Award di Unlimited Potential, Rural Innovation Award Imagine Cup 2008, di Paris, Perancis. Atas prestasinya, Tim Antarmuka ITB diganjar hadiah uang tunai US$10.000, plus kesempatan magang di Microsoft Research Bangalore, India. Selama empat bulan di musim panas 2009, Tim Antarmuka akan mengembangkan software Butterfly langsung di bawah bimbingan Kentaro Toyama.

Tim Antarmuka, juara Imagine Cup Indonesia 2008, beranggotakan tiga mahasiswa STEI dan seorang mahasiswa FSRD. Ketiga mahasiswa STEI adalah Arief Widhiyasa, mendalami desain dan pemrograman piranti lunak; Dimas Yusuf, membidangi matematika; dan Ella Mustika, membidangi lingkungan. Erga Ghaniya, mahasiswa Desain Komunikasi Visual, menggawangi desain multimedia dan permainan komputer.

Baca selengkapnya